Polandia ; Satu Langkah Lagi

Akhirnya, setelah ketar-ketir selama sebulan karena takut visa Polandia yang saya ajukan ditolak, akhirnya minggu lalu, visa Polandia saya sudah jadi dan siap diambil. Di luar dugaan, saya dapat ijin stay di Polandia sampai dengan tanggal 10 Maret, sesuai dengan jadwal yang tertera di tiket sementara yang saya ajukan. Wow,,, ini kan 181 hari, benar-benar pas 6 bulan. Jika menimbang kalender akademik, kuliah saya akan berakhir tanggal 17 Februari. Lha saya bakalan punya waktu hampir satu bulan buat main-main di Eropa nih (Alhamdulillah visa saya ini multiple entry, jadi saya bakalan bebas mbolang di Eropa. : D)

Sebenarnya, prosedur pembuatan visa Polandia ini buat saya ini gampang. Bisa jadi juga ini karena institusi pemberi beasiswa saya yang cukup punya nama, European Commission jadinya gampang, seperti saya dulu yang bikin visa Jerman untuk kunjungan yang didanai DAAD. Wuihhh.... cepet dan gampang, padahal katanya banyak orang ditolak dan prosedurnya ribet bin kaku. 

Begini kira-kira prosedur pembuatan visa Polandia ini, berdasarkan pengalaman saya : 
1. Siapkan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk pembuatan visa yang bisa dilihat di Embassy of Poland. Secara umum dokumen yang diperlukan yaitu : 
      a. Foto (2 lembar)
      b. Paspor
      c. Fotokopi paspor
      d. Form aplikasi visa (bisa diunduh setelah diisi online)
      e. Invoice ticket
      f. Form asuransi
      g. LOA  dari universitas
      h. Scholarship letter
      i. Rekening koran tabungan 3 bulan terakhir (jika diperlukan. minimal sekitar 300rb per hari)
      j. Print email-email yang diperlukan baik dengan pemberi beasiswa maupun universitas (jika diperlukan)

2. Sebelum membayar atau transfer uang untuk visa sebaiknya cek terlebih dahulu atau bisa ditanyakan ke kedutaan sebelumnya via email apakah fee visa anda dibayar oleh institusi pemberi beasiswa atau tidak. Ini terjadi karena sehari sebelumnya saya berniat untuk transfer visa fee via HSBC sayangnya ngga jadi karena saya malas dan lebih memilih bayar di kedutaan langsung. Untungnya pas di kedutaan ketemu teman yang sudah mengirim email ke kedutaan sebelumnya dan diberitahu bahwa untuk beasiswa saya, biaya visa sudah ditanggung oleh si pemberi beasiswa. Namun saat itu, saya sempat ditanya kenapa tidak bayar visa fee. Ini adalah pentingnya membawa print semua email dan dokumen terkait.

3. Masuk ke e-konsulat, jika kunjungan lebih dari 90 hari, pilih yang national visa. Kurang dari 90 hari, pilih yang schengen visa. Jangan khawatir, untuk national visa bisa apply untuk multiple entry, sehingga bisa keluar masuk Poland dengan bebas. 
Untuk visa studi, turis, atau bisnis, ini hanya untuk keperluan tujuan kunjungan ke Polandia. Jenis visa hanya ada dua, yaitu national dan schengen visa.

4. Atur jadwal kunjungan ke kedutaan Polandia. Proses aplikasi visa dilayani Senin-Jumat jam 09.00 - 12.00 WIB.

5. Isi form visa Polandia. Usahakan mengisi dengan cepat agar data bisa tercetak. Isi form dengan huruf kapital. Selama mengisi, berteman lah dengan google translate karena form ini tertulis dalam Bahasa Polandia. Sejujurnya, form ini agak membingungkan. Misalnya untuk nomor 1, 2, dan 3 yang jika diartikan, semuanya adalah nama. Misalnya untuk nama Damar Jinggo Tondo Sajiwo, maka : 
       1. Nazwisko (-a)(x) :SAJIWO
       2. Nazwisko (-a) rodowe (wezesniej uzywane nazwisko (-a))(x) : SAJIWO
       3. Imie (Imiona)(x) : DAMAR JINGGO TONDO SAJIWO
Setelah mengisi form aplikasi, cetak form tersebut. Masukan dalam map bersama dengan dokumen lainnya untuk keperluan aplikasi visa agar tidak tercecer. 

6.  Persiapkan diri untuk kunjungan langsung ke Kedutaan Polandia. Ingat, jika anda janjian pagi hari, sebaiknya anda datang setelah jam 9 karena pagar kedutaan Polandia baru dibuka setelah jam 9 pagi. 
Alamat kedutaan Polandia di Jl. Rasuna Said Kav. X Blok IV/3 Jakarta 12950. 

7. Masuk ke Kedutaan Polandia. Di sana anda akan menemukan telepon. Pencet tombol call dan katakan tujuan anda adalah apply visa. Jawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin akan diajukan. Saya dan teman-teman tidak melewati tahap wawancara dengan orang Polandia-nya langsung, tapi saya pernah membaca ada orang yang harus wawancara langsung dengan si bapak konsulatnya.  Malahan, karena pada saat itu si petugas yang ngurusi visa berhalangan hadir, aplikasi visa saya ditinggal dan dititipin begitu saja. Besoknya saya baru ditelepeon mengenai aplikasi visa saya ini. 

8. Poses selanjutnya tinggal menunggu sekitar 2 minggu. Lalu akan ada telepon dari pihak Kedutaan Polandia yang menyatakan bahwa visa kita siap diambil. Waktu pengambilan visa ini bebas, tergantung waktu luang masing-masing. Jadwalnya Senin - Jumat 09.00 - 16.00 WIB. Jika diambilkan oleh orang lain, perlu dilengkapi dengan surat kuasa dan fotokopi KTP.

Nah, itu tadi prosedur aplikasi visa Polandia. Satpam yang ada di Kedutaan Polandia pun baik-baik dan ramah. Saat mengambil visa, minggu lalu, karena kepagian dan saya menunggu di pinggir jalan, saya disuruh masuk duluan dan ngobrol sama bapak-bapak itu. Jadi kalau ntar ada yang kepagian atau bingung, bisa tanya sama mereka. 

Semoga bisa membantu ya..... : D

2 komentar:

  1. Mbak Rizki,
    Selamat Malam.
    Kenalin mbak, saya Jodi Pradipta. Saya baru aja baca blog mbak tentang perjalanan exchange ke Poland. Kebetulan bulan September ini saya juga rencananya bakalan berangkat ke Warsaw untuk undergraduate exchange dari erasmus mundus juga nih mbak.

    Saya punya beberapa pertanyaan nih mbak tentang pembuatan visa
    1. Saya denger dari temen saya yang berangkat ke portugal, kalo mau buat visa itu harus ada dokumen yang dilegalisir sama dephumkam dan deplu, sedangkan waktu saya baca post-an mbak ga ada dokumen dokumen yang seperti itu deh. gimana ya mbak ?
    2. perlu bikin SKCK dari polisi juga gak sih mbak ? temen temen saya anehnya pada bikin karena itu jadi salah satu syarat.

    maaf mbak kalo mengganggu. Terima kasih sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setahu saya sih engga perlu ada dokumen yang dlegalisir segala. SKCK juga ngga perlu. Beberapa kedutaan memang mensyaratkan hal itu, misalnya kedutaan belanda. Polandia kayaknya sih engga. Tapi sebaiknya sih dicek dulu ke pihak kedutaan polandianya langsung. Coba email aja mereka. Tanggapan mereka cepat kok. Dan yang bakalan membalas email itu diplomatnya langsung, jadi email aja mereka. :)

      Hapus